Thursday, June 13, 2013

like a sun and earth

         Huft! sebenarnya sih aku paling benci soal hal yang satu ini, "tell about love" . ugh.. aku paling nggak suka sama hal yang punya satu kata "LOVE". apa itu? aku sendiri nggak mengerti apa artinya itu. tapi nggak apalah, galau galau sedikit :)
       
         ini membingungkan sih, pernah nggak sih dengar kata-kata "i love you because you love me" . ugh.. mungkin kebanyakan dari kalian pernah mendengarnya. ya termasuk aku. zzz..... aku nggak suka sama kata-kata itu, rasanya seperti memaksa kehendak sekali. aneh buat aku. tapi karena aku nggak tau apa-apa jadi ya aku hanya bisa diam. aku punya sebuah cerita yang mungkin pernah terjadi sama kalian. di baca ya!
       
Keterangan:
Rana                  sebagai aku
Nathan               sebagai cowok yang disukai Rana
Hilton                sebagai sahabat terdekat Rana
Robert               sebagai sahabat terdekat Nathan
Jason & Jacob  sebagai anak kembar yang dekat dengan Nathan
Raisha              sebagai cewek yang di sukai Nathan

Like a Sun and Earth
         
       Aku Rana Simphony. entah kenapa nama aku ada Simphony nya. tapi aku senang akan hal itu. 6 tahun yang lalu aku masih duduk di bangku SMA kelas satu, dan aku masih mengingat-ingat semua kejadian konyol yang pernah terjadi. antara aku, Hilton, Raisha, Nathan, dan Robert. entah apa yang terjadi dulu, tapi semua itu benar-benar konyol. aku ceritakan secara rinci.
    dulu aku pernah suka sama Nathan Jasonc. karena dia itu baik, gitaris kece, pintar, bisa ngelukis orang. intinya dia itu special, kalau aku lagi ngomong sama dia, pasti aku langsung speechless. tapi aku tau sebuah kenyataan PAHIT. dulu, sebelum aku suka sama dia atau sebelum aku sadar kalau aku suka sama dia. Dia pernah suka sama Raisha, ya memang, Raisha itu baik, cantik, pintar, bisa ngelukis, tapi dia suka lagu-lagu lokal serta artis-artis lokal. padahal Nathan sukanya lagu-lagu barat.
    Aku pernah tanya sama Robert apa Nathan masih suka sama Raisha saat 4 bulan setelah aku tau kalau ternyata Nathan suka sama Raisha. tapi 4 bulan yang lalu aku belum suka/ nggak sadar kalau aku suka Nathan. Robert bilang, katanya Nathan sudah nggak suka sama Raisha. karena mungkin gara-gara Nathan tau kalau Raisha pernah pacaran sama Robert. ah kasian banget lah Nathan nya, serasa kayak di khianati Robert banget. tapi aku masih nggak percaya sama omongan Robert, karena satu hal yang aku tau kalau Nathan masih sering ngelirik kearah Raisha. ah entah apa yang terjadi, dulu itu benar-benar memusingkan. 
     suatu hari, tiba-tiba Robert itu mentraktir aku di restoran favorit aku, tapi dia tau dari mana ya? ketika ku tanya, katanya tau dari Nathan. Nathan? bukannya dia enggak care banget sama aku ya? dia kan cuek. terus tiba-tiba Robert bilang kalau sepertinya Nathan juga suka sama aku. haha,,,, itu terdengar konyol sekali. Sampai kapanpun aku tetap nggak percaya sama omongan Robert soal hal itu.
     Hingga hari ini, aku masih bingung soal Nathan. aku merasa sering melihat Nathan di London, karena sekarang aku lagi kuliah di Oxford, dan kadang-kadang aku pergi ke London buat jalan-jalan sambil iseng-iseng gitu. aku jadi ingat masa SMA aku soalnya besok aku ada Reuni SMA. semoga saja aku bertemu dengan Nathan lagi, dan itu bakalan jadi flashback buat aku. tapi buat dia tidak. karena baginya, aku nggak ada apa-apanya. menurutnya mungkin aku hanya seorang anak ingusan yang nggak ngerti soal love and live. karena aku terlalu kekanakan menurutnya.
     
    saat reuni.
kenyataan dari pernyataan yang salah. hari ini aku benar-benar bertemu dengan Nathan yang asli. ternyata, Nathan yang sering kulihat di London memang Nathan teman SMAku. tiba-tiba saja dia menyapaku dengan senyuman manis di wajahnya. dia bilang padaku, "Hai apa kabar, kita sudah lama ya nggak ketemu, tapi aku merasa sering melihatmu tapi entah dimana." saat dia bilang seperti itu aku langsung speechless. nggak tau harus ngomong apa. "Ng.... ng.... aku.... bbbaaa.....iii...kkk sekali. kamu... aaapppaaa.. ka-bbaa-rr?" jawabku seperti itu, ya seperti orang yang gugup. tapi jujur aku memang gugup. 
   sejak saat itu aku jadi akrab sama Nathan. hehe....

  THE END
HEHEHE... MAAF PAKAI BANGET. kalau cerita aku singkat pakai banget. ah kata-kataku mbulet. kayak puisi bersajak ya "Banget, Banget, Mbulet".  dan sorry kalau memang ada kesamaan dengan cerita-cerita anda semua. terima kasih.

SALAM DARI PENULIS BEST SELLER :p

No comments:

Post a Comment